Home / Berita Daerah / Paguyuban Juang Kencana Purwakarta Resmi Terbentuk

Paguyuban Juang Kencana Purwakarta Resmi Terbentuk

Kepala BKBPIA Purwakarta Carma Rukhiat. (DOK. DUAANAK.COM)

Kepala BKBPIA Purwakarta Carma Rukhiat. (DOK. DUAANAK.COM)

PURWAKARTA – DUAANAK.COM

Untuk lebih meningkatkan peran program keluarga berencana (KB) di tengah-tengah masyarakat, Badan Keluarga Berencana Perlindungan Ibu dan Anak (BKBPIA) Kabupaten Purwakarta membentuk Paguyuban Juang Kencana Pria Lestari. Paguyuban ini akan membantu lebih meningkatkan KB di Kabupaten Purwakarta.

“Alhamdulillah para sesepuh dan pejuang KB Purwakarta kini sudah bersatu melalui wadah Paguyuban Juang Kencana yang dibentuk sebelum Ramadhan 1435 H lalu,” ujar Kepala BKBPIA Purwakarta Carma Rukhiat melalui Kepala Bidang Keluarga Berencana Asep Nandar Kusmayadi.

Menurut Carma, BKBPIA Purwakarta berkomitmen untuk terus mensukseskan dan meningkatkan angka kepesertaan KB. Salah satunya melalui peran komunikasi, informasi dan edukasi (KIE), tidak saja dilakukan dan dilaksanakan oleh para pelaku KB tapi juga bisa dilakukan mitra kerja seperti Paguyuban.

BKBPIA Kabupaten Purwakarta, lanjut Carma, akan terus melakukan berbagai upaya agar program KB berjalan sesuai dengan harapan. Termasuk di antaranya mendorong dan terus mendukung mitra kerja semisal Paguyuban, Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB), Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB), dan mitra kerja lainnya.

Dengan dibentuknya Paguyuban tersebut, sambung dia, bukan berarti para sesepuh dan pejuang KB Purwakarta itu kembali turun ke lapangan, melainkan melalui anggota Paguyuban fungsi KIE bisa terus disosialisasikan minimal untuk keluarga dan tetangga dekatnya. Dengan demikian, keberadaan Paguyuban juga bisa dirasakan oleh masyarakat.

Carma juga minta para sesepuh yang tergabung dalam Paguyuban tidak sungkan-sungkan untuk memberikan masukan, khususnya di bidang KB. Sehingga, program KB bisa berjalan di semua lini. “Kami berharap Paguyuban juga memberikam masukan demi kemajuan dan suksesnya program KB di Purwakarta,” katanya.

 

Program tertunda

Sementara Asep Nandar Kusmayadi menambahkan, pembantukan Paguyuban merupakan program yang sudah lama tertunda. Paguyuban yang dibentuknya itu, merupakan apresiasi terhadap para sesepuh KB yang dahulunya sangat aktif dibidang KB di Purwakarta. Dengan adanya Paguyuban, para sesepuh bisa terus menjalin silaturahmi.

Kecuali itu, jelas Asep, Paguyuban juga merupakan wadah bagi para sesepuh untuk menuangkan ide-ide, khususnya dalam peningkatan program KB. Namun demikian, bukan berarti para sesepuh itu harus turut memperhatikan dan memperjuangkan program KB Purwakarta, akan tetapi lebih kepada untuk memotivasi para pelaku KB muda.

Para sesepuh yang tergabung dalam Paguyuban, tambah Asep, lebih banyak memiliki pengalaman dalam upaya mendongkrak angka KB di Purwakarta. Kendati sudah memasuki masa purna bhakti, namun BKBPIA sangat membutuhkan masukan dari para sesepuh KB yang saat ini sudah memasuki masa pensiunnya.

Salah satu contohnya, papar Asep, para sesepuh meskipun sudah pensiun namun terus memberikan sokongan bagi perkembangan KB di Purwakarta melalui kegiatan-kagiatan rutin di lingkungannya masing-masing.  Bahkan di antara mereka, ada juga yang menjadi salah satu pengurus organisasi kemasyarakatan.

Dengan potensi yang dimiliki para sesepuh KB ini, maka diharapkan program KB terus berkembang di Purwakarta, khususnya dalam peningkatan angka kepersertaan KB. “Kami sangat membutuhkan dukungan dan masukan-masukan dari para sesepuh, demi suksesnya program KB di Kabupaten Purwakarta,” imbuh Asep.

Untuk susunan pengurus Paguyuban Juang Kecana “Pria Lestari” Kabupaten Purwakarta di antaranya, Ketua dijabat oleh Sambas Edy Saputra mantan Kepala BKKBN Kabupaten Purwakarta. Untuk jabatan Wakil Ketua dijabat oleh Belly Bellany, Sekretaris Yayan Rochyana dan bendahara dijabat oleh Hj Entin Kartini.(YAN HENDRAYANA/IPKB PURWAKARTA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top