Home / Berita Utama / Yuk, Cegah Korupsi Mulai dari Keluarga!

Yuk, Cegah Korupsi Mulai dari Keluarga!

BKKBN Canangkan Gerakan Antikorupsi Berbasis Keluarga

BERANI JUJUR HEBAT! Slogan pemberantasan korupsi yang dipopulerkan KPK. (NET)

BERANI JUJUR HEBAT! Slogan pemberantasan korupsi yang dipopulerkan KPK. (NET)

BANDUNG – DUAANAK.COM

​Serangkaian kasus korupsi di negeri ini sudah dengan kasat mata melibatkan orang-orang terdekat, termasuk lingkaran keluarga. Sebut saja misalnya istri, anak, adik, kakak, dan bahkan orang tua yang turut hanyut dalam pusaran korupsi. Rupanya deretan kasus itulah yang kemudian mendorong Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendorong keluarga terlibat aktif dalam upaya pemberantasan korupsi.

Ikhtiar itu ditegaskan dengan dicanangkannya Gerakan Antikorupsi Berbasis Keluarga pada puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Yogyakarta pada Selasa, 9 Desember 2014. Dalam siaran pers yang dipublikasikan melalui website resminya, BKKBN menjelaskan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terpilih menjadi pilot project Gerakan Antikorupsi Berbasis Keluarga sebagai bagian dari acara pada peringatan nasional Hari Antikorupsi yang dipusatkan di Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

“Tentu saja sejalan dengan salah satu peran BKKBN dalam meningkatkan pemberdayaan dan ketahanan keluarga serta dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera. Kita semua tentunya sepakat bahwa keluarga punya peran vital dalam menentukan karakter dan sikap seseorang. Oleh karena itu, dalam hal pencegahan korupsi, peran keluarga harus dimaksimalkan, hal itu sudah direspon oleh BKKBN dengan mulai menyisipkan program-program pencegahan korupsi melalui Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja dan PIK RR serta Bina Keluarga Lansia yang salah satunya tentang nilai-nilai kejujuran dari sejak balita, remaja sampai dengan lansia” ujar Plt. Kepala BKKBN Fasli Jalal sebagaimana tertulis dalam siaran pers.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Yogyakarta sebagai pilot project pencegahan korupsi berbasis keluarga, dimulai dari Kelurahan Prenggan Kotagede. Dengan merangkul berbagai komunitas, institusi pemerintah, serta perguruan tinggi, khususnya Universitas Ahmad Dahlan, KPK akan memberikan pendidikan antikorupsi di tingkat keluarga. Upaya ini dilakukan mengingat pembiasaan-pembiasaan hidup dalam keluarga menjadi faktor utama tindakan seseorang di masa depan. Ikatan antara suami-istri, orangtua-anak, maupun antartetangga menjadi sesuatu yang potensial untuk menanamkan nilai kejujuran berbasis keluarga.

“Tentunya kita harus mendukung program tersebut, sejalan dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai percontohan Wilayah Bebas dari Korupsi yakni dengan mensinergikan program-program BKKBN khususnya terkait ketahanan keluarga untuk mendukung pencegahan korupsi berbasis keluarga,” kata Fasli.

Peringatan hari anti korupsi sedunia ditetapkan oleh PBB pada 9 Desember 2003 melalui United Nation Convention Against Corruption (UNCAC) 2003 yang telah diratifikasi Pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2006 tentang pengesahan konvensi PBB menentang korupsi tahun 2003. Sejak itulah setiap 9 Desember selalu diperingati sebagai Hari Antikorupsi Sedunia dan dirayakan dengan berbagai kegiatan oleh berbagai komponen bangsa.(BKKBN/NJP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top