Home / Berita Utama / Melalui Komedi, BKKBN Bidik 64 Juta Remaja

Melalui Komedi, BKKBN Bidik 64 Juta Remaja

Pentas Komedi Generasi Berencana 2013.

Pentas Komedi Generasi Berencana 2013.

Remaja menjadi salah satu sasaran utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam menyosialisasikan program kependudukan dan keluarga berencana (KKB). Kali ini melalui pentas komedi generasi berencana (Genre) yang dihelat di 10 kota besar dan sejumlah kota lain gang dipilih atas pertimbangan khusus.
“Jumlah remaja luar biasa besar. Secara nasional mencapai 64 juta jiwa. Mereka itulah sasaran sosialisasi program KKB, khususnya melalui program Genre. Melalui mereka inilah pesan KKB disosialisasikan,” kata Kepala BKKBN Fasli Jalal sesaat sebelum membuka grand final Pentas Komedi Genre di Piaza Gandaria City, Jakarta, Jumat (6/12) sore ini.
Fasli menjelaskan, Pentas Komedi Genre diadakan denogan maksud untuk dapat menyiasati agar informasi terkait kesehatan reproduksi tidak tenggelam di tengah derasnya arus informasi, pesan, gegap gempita kampanye politik di Indonesia. Melalui ajang ini, sambung Fasli, BKKBN berharap mampu menerobos dunia remaja serta menyosialisasikan progfam KKB, khususnya pendewasaan usia perkawinan (PUP).
“Masyarakat sudah dibanjiri berbagai pesan politik, ekonomi, kriminalitas, dan bencana. Mereka memerlukan suatu cara menyampaikan secara singkat, padat, ringan, dan menghibur, misalnya lawakan atau komedi. Jika diperhatikan, saat ini ada beberapa stasiun televisi yang memiliki rating bagus untuk acara yang bermuatan komedi. Sebut saja misalnya stand up comedy di Metro TV. Inilah peluang bagi BKKBN untuk memanfaatkan komedi sebagai media menyosialisasikan program KKB,” kata Fasli.
Lebih jauh Fasli menjelaskan, salah satu karakteristik remaja adalah kepercayaan pada teman sebaya. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 menunjukkan sekitar 52 persen remaja mendapatkan informasi kesehatan reproduksi (kespro) dari teman sebaya mereka. Untuk itu, Fasli berharap para remaja yang sudah mendapatkan informasi KKB bisa menyampaikan kembali kepada temannya.

“Peserta pentas komedi maupun lomba poster merupakan usia remaja yang diharapkan mampu mengampaikan pesan KKB dengan bahasa mereka. Pesan-pesan yang dikemas secara komedi ini diharapkan mampu menjangkau remaja kita di seluruh daerah di Indonesia,” ungkap Fasli.
Direktur Advokasi dan KIE BKKBN Yunus Patriawan Noya menjelaskan, grand finalis merupakan hasil audisi di 10 kota besar yang kemudian disaring lagi pada babak semifinal di Royal Kuningan Hotel kemarin. Audisi menghasilkan 62 finalis yang akan diciutkan kembali menjadi sembilan orang. Sementara itu, Bandung tercatat menjadi kota dengan peserta terbanyak, 89 orang.
Para pemenang, terang Yunus, akan mendapatkan hadiah total Rp 145 juta. Pemenang akan ditentukan melalui penjurian independen pada babak grand final hari ini. Juri terdiri atas comic Soleh Solihun, pakar komunikasi Effendi Gazali, dan comic Sammy D Putra. Adapun juri lainnya adalah perwakilan BKKBN. (NJP)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top