Home / Berita Utama / Ini Hidupmu, Masa Depanmu!

Ini Hidupmu, Masa Depanmu!

Dunia Peringati Hari Kontrasepsi 2013

Hari Kontrasepsi Dunia 2013.

Hari Kontrasepsi Dunia 2013.

DUAANAK.COM – BANDUNG

Bila ada pertanyaan, tahukah bahwa dunia memiliki Hari Kontrasepsi? Barangkali tak banyak yang menjawab tahu. Bahkan, bukan tidak mungkin ada yang belum pernah mendengar sekalipun. Padahal, Hari Kontrasepsi boleh jadi menjadi semacam simbol kepedulian masyarakat internasional pada program kependudukan dan keluarga berencana (KKB).

Ya, World Contraception Day (WCD) atau Hari Kontrasepsi Dunia diluncurkan kali pertama di seluruh dunia pada 26 September 2007. Empat tahun sebelumnya, pada 2003 lalu WCD diiniasi di Uruguay. Inisiatif datang dari Schering atau sekarang menjadi Bayer dan Centro Latinamerico Salud de la Mujer (CELSAM). Namun demikian, Hari Kontrasepsi Dunia mulai rutin diperingati mulai 2007. Mulai 2013, Your Life yang sebuah brand yang dikembangkan secara khusus untuk Hari Kontrasepsi Dunia, meluncurkan tema besar yang akan menjadi payung bagi tema-tema tahun berikutnya dan bisa disesuaikan dengan sub tema khusus di negara atau kawasan tertentu.

Penetapan Hari Kontrasepsi Dunia bertujuan mengangkat kesadaran mengenai kontrasepsi dan meningkatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual. Kampanye global diprakarsai oleh badan kesehatan seksual dan reproduksi global Marie Stopes International (MSI), the European Society of Contraception (ESC), CELSAM, the International Federation of Pediatric and Adolescent Gynecology (FIGIJ), the Asia Pacific Council on Contraception (APCOC), dan didukung oleh Bayer Schering Pharma AG. Di Indonesia, peluncuran Hari Kontrasepsi Dunia diprakarsai Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang kini menjadi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

 

It’s Your Life, It’s Your Future!

 

Your Life dalam dokumen WCD Long-term Strategy and Themes yang dipublikasikan melalui situs resminya mengungkapkan, mulai tahun ini dikembangkan strategi baru. Yakni, membuat tema besar jangka panjang It’s Your Life, It’s Your Future dengan tiga subtema di dalamnya. Sub tema tersebut adalah Know Your Options, Know Your Body, Know Your Partner. Sebelumnya, tema Hari Kontrasepsi selalu berganti setiap tahun.

Perubahan ini didasarkan atas pertimbangan dan timbal balik mitra kerja kalangan lembaga nonpemerintah dan pihak Bayer sebagai pendukung utama seluruh aktivitas kampanye WCD mulai 2012 lalu. Pertimbangan tersebut antara lain bahwa motto dan pesan kunci membutuhkan waktu lebih lama agar mampu membangun momentum dan memperoleh pengakuan dari masyarakat. Materi kampanye juga harus bisa disesuaikan dengan informasi dan statistik lokal.

Pada 2009 lalu, tema kampanye global adalah Your Voice. Tema ini berisi ajakan bagi masyarakat, terutama kalangan muda, untuk berbicara secara terbuka dan percaya diri tentang kontrasepsi. Isu ini menarik di tengah bingkai budaya yang belum permisif atau bahkan tabu untuk membicarakan topik reproduksi. Setahun kemudian, temanya berganti menjadi Your Responsibility. Pesannya berupa ajakan untuk bertanggung terhadap masa depan agar jangan sampai terjebak kehamilan yang tidak diinginkan.

Tema bergeser menjadi Your Right pada 2011 dengan pesan utama berisi ajakan untuk menyadari hak-hak terhadap kontrasepsi. Sementara pada 2012 tema lebih diarahkan kepada perencanaan masa depan dengan tagline masa depanmu, Your Future. Pesannya berupa ajakan untuk berpikir jauh ke depan dan menjadikan kontrasepsi sebagai bagian dari perencanaan masa depan itu sendiri. Pemahaman ini menjadi sangat penting mengingat adanya jeda waktu antara waktu menikah dengan keinginan untuk memiliki anak.

Hal itu sejalan dengan hasil survei multinasional bertajuk “Contraception: Looking for the future” yang menunjukkan bahwa rata-rata usia orang melakukan hubungan seksual untuk pertama kali ialah usia 23 tahun. Sementara, wanita yang merencanakan memiliki anak paling banyak pada usia 28-29 tahun. Survei melibatkan 812 responden berusia 20-35 tahun di delapan negara Asia: China, India, Indonesia, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Malaysia dan Taiwan. Penundaan kehamilan selama lima tahun ini memperlihatkan pentingnya pengetahuan mengenai kontrasepsi.

General Manager Bayer HealthCare-Pharma Indonesia Allen Doumit mengatakan, hasil survei ini membantu masyarakat memahami bahwa alat kontrasepsi mempermudah orang mengambil keputusan terbaik untuk masa depannya. Setiap tahun, terang Doumit, alat kontrasepsi mencegah 188 juta kehamilan tidak diinginkan, 112 juta aborsi, 1,1 juta kelahiran disertai kematian dini, dan 150 ribu kematian ibu.

“Masalah kontrasepsi ini sangat sensitif dibicarakan di semua negara, tidak hanya Indonesia. Namun, sejak dini pengetahuan tentang kontrasepsi ini diperkenalkan pada anak-anak muda. Kelak saat mereka dewasa dan memerlukannya maka bisa memilih kontrasepsi yang tepat untuk dirinya,” ujar Doumit sebagaimana dikutip Kompas.

Penekanan pada sasaran anak-anak muda memang ditegaskan dalam Your-Life.com, situs resmi kampanye global Hari Kontrasepsi Dunia. Dalam salah satu sub tema, Know Your Option, kampanye Hari Kontrasepsi Dunia merupakan upaya pemberdayaan orang-orang muda melalui pengetahuan tentang seks dan kontrasepsi. Di sana dijelaskan bahwa orang yang menguasai informasi adalah orang independen. Orang muda yang mengetahui fakta tentang kontrasepsi akan mampu mempersiapkan tindakan preventif dari kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit menular seksual, sehingga mereka akan fokus pada tujuan dan aspirasi mereka.

Dengan belajar tentang pilihan kontrasepsi saat ini, anak-anak muda akan mempersiapkan penggunaan kontrasepsi secara benar ketika pada saatnya mereka melakukan hubungan seks. Saat ini berkembang mitos dan miskonsepsi tentang seks dan kontrasepsi secara luas. Karena itu, menjadi penting bagi pemuda untuk belajar tentang kontrasepsi dari sumber terpercaya, yakni sumber informasi yang tidak bias.

Know Your Option atau ketahui pilihanmu merupakan satu dari tiga sub tema kampanye global Hari Kontrasepsi Dunia. Koalisi global mempersilakan setiap negara untuk menentukan sub tema mana yang akan dipilihnya. Termasuk di dalamnya durasi kampanye untuk setiap sub tema. Dalam dokumen Your Life yang diunduh Warta Kencana dicontohkan, sebuah negara atau lembaga nonpemerintah memilih sub tema Your Options untuk tiga tahun atau bergantian setiap tahun untuk tiga sub tema. Misalnya, tahun kedua diganti dengan Your Partner, pasangan anda.

Tak hanya itu, koalisi global juga menunjukkan cara membuat motto lokal yang akan digunakan kawasan tertentu. Bila memilih sub tema Know Your Option, maka mottonya adanya It’s Your Life, It’s Your Future, Know Your Options. Ini hidupmu, masa depanmu, ketahuilah pilihan-pilihan Anda. Dari motto ini bisa dikembangkan topik komunikasi berupa pembelajaran tentang semua pilihan kontrasepsi yang tersedia, menggunakan sumber-sumber terpercaya dan tidak bias. Your Life memberikan pertimbangan topik kampanye ini efektif dilakukan di kawasan yang di dalamnya terdapat mitos dan kesalahan konsepsi tentang kontrasepsi.

Proses pembuatan motto juga berlaku untuk sub tema Know Your Body maupun Know Your Partner. Untuk know your body atau ketahui tubuh Anda, maka topik komunikasi yang bisa dikembangkan berupa pemahaman mengenai kehamilan tak diinginkan yang bisa menjadi masalah dan bagaimana perubahan tubuh ketika pubertas. Sementara topik untuk You’re your Partner atau ketahui pasangan Anda, maka topik komunikasi yang bisa dikembangkan adalah berbicara kepada pasangan masing-masing tentang kontrasepsi untuk membangun kepercayaan dalam berhubungan berdasarkan sumber informasi terpercaya.

 

Momentum Akselerasi Program KKB

 

Lalu, apa sesungguhnya makna Hari Kontrasepsi Dunia bagi Indonesia? Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Situ Fathonah punya jawaban sederhana. “Agar kita selalu sadar dan ingat bahwa kontrasepsi adalah kebutuhan utama keluarga dalam rangka membentuk keluarga kecil bahagia sejahtera. Hal ini sejalan dengan tujuan Hari Kontrasepsi Dunia, yaitu untuk meningkatkan kesadaran semua pihak mengenai kontrasepsi dan meningkatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual,” kata Fathonah di ruang kerjanya.

Bagi Jawa Barat, sambung Fathonah, Hari Kontrasepsi Dunia tentu sangat relevan dengan spirit pembangunan KKB. Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 43 juta jiwa, dengan 12 juta pasangan usia subur (PUS), Hari Kontrasepsi Dunia merupakan momentum penyadaran pentingnya pengendalian penduduk dan program KB. Peringatan WCD merupakan momentum akselerasi program KKB untuk menyongsong Millenium Development Goals (MDGs) 2015.

Dia menambahkan, kesadaran masyarakat akan pentingnya kontrasepsi masih perlu ditingkatkan. Hal ini sangat penting dalam upaya mengerem laju pertambahan penduduk yang tinggi. Laju pertambahan penduduk berdasarkan hasil Sensus Penduduk tahun 2010 mencapai 1,49 per tahun. Apalagi, laju Jawa Barat yang mencapai 1,89 persen. Diperkirakan dalam 37 tahun ke depan penduduk Jawa Barat akan bertambah dua kali lipat menjadi 90 juta jiwa.

“Dengan perkiraan jumlah penduduk mencapai 90 juta jiwa ini, jumlah remaja berusia 15 – 24 tahun dan belum menikah ada 40 persen. Jika tidak segera diatasi akan memicu masalah besar,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengeluarkan dua kebijakan pembangunan KKB. Pertama, revitalisasi program KB. Kedua, penyerasian kebijakan kependudukan. Revitalisasi KB dilakukan melalui pengembangan dan sosialisasi kebijakan pengendalian kependudukan, pembinaan dan kemandiran KB, peningkatan promosi dan penggerakkan, peningkatan jangkauan dan kualitas pelayanan kesehatan, dan pelembagaan pola hidup sehat.

Adapun kebijakan penyerasian kebijakan kependudukan dilakukan dengan penyusunan peraturan perundangan pengendalian penduduk. Cara lainnya berupa perumusan kebijakan kependudukan yang bersinergi antara aspek kuantitas, kualitas, dan mobilitas. Upaya lainnya berupa penyediaan sasaran parameter kependudukan yang disepakati semua sektor terkait.(NJP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top