Home / Berita Utama / Heryawan: Pengendalian Penduduk Demi Bonus Demografi

Heryawan: Pengendalian Penduduk Demi Bonus Demografi

Bakti TNI KB-Kes Terpadu Kodam III/Siliwangi Tahun 2014 Resmi Ditutup

Gubernur Heryawan disaksikan Pangdam III/Siliwangi, Wali Kota Bandung, dan Wali Kota Bogor menyerahkan penghargaan kepada Kodim Terbaik pada penutupan Bankti TNI-KB-Kesehatan di Gedung Sate. (DOK. HUMAS PEMPROV JABAR)

Gubernur Heryawan disaksikan Pangdam III/Siliwangi, Wali Kota Bandung, dan Wali Kota Bogor menyerahkan penghargaan kepada Kodim Terbaik pada penutupan Bankti TNI-KB-Kesehatan di Gedung Sate. (DOK. HUMAS PEMPROV JABAR)

BANDUNG – DUAANAK.COM

Pengendalian penduduk menjadi kata kunci bagi pembangunan. Sekuat apapun pembangunan yang kita lakukan di berbagai bidang tanpa ada penataan kependudukan, maka tidak bisa dinikmati. Seperti halnya ketika ada program kesehatan tetapi penduduknya tidak terkendali dengan baik, maka tetap saja tidak dapat dinikmati dengan baik.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan hal itu saat memberikan sambutan pada Acara Penutupan Bakti TNI KB-Kes Terpadu Kodam III/Siliwangi Tahun 2014 Jawa Barat dan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Tahun 2014 Jawa Barat di Parkir Barat Gedung Sate, Senin 17 November 2014. “Jadi angka jumlah penduduk perlu diawasi dengan baik, begitu pun kualitas kesehatan dan pendidikan serta manajemen penataan perlu diperhatikan,” lanjutnya.

Heryawan menegaskan, Jawa Barat benar-benar berkeinginan mengendalikan penduduk untuk menghadapi bonus demografi. Tanpa pengendalian penduduk, imbuh Heryawan, maka bonus demografi bisa menjadi beban. “Karena itu, Kesatuan Gerak PKK KB-Kes dan Bakti TNI KB-Kes ini sangat penting adanya dalam rangka pengendalian penduduk,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Dedi Kusnadi Thamim. Menurutnya, jumlah populasi di Indonesia begitu cepat maka pencanangan KB harus terus ditingkatkan. Jika tidak aspek kesehatan dan kualitas sumber daya manusia akan jauh dari sejahtera.

Terkait dengan hal tersebut, TNI khususnya Kodam III/Siliwangi, senantiasa akan bersinergi dengan berbagai pihak. Seperti Dinas Kesehatan dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk membantu revitalisasi program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (KKBPK) menuju pencapaian target Millenium Development Goals (MDGs) 2015.

Selain itu, Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Netty Heryawan menyatakan bahwa isu kependudukan saat ini bukan saja menyadarkan masyarakat tentang alat kontrasepsi tetapi ketika memasuki multidimensional kehidupan yang dijalani. Hal ini berkaitan dengan pengelolaan ketahanan keluarga yang ada di masyarakat sehingga tidak terjadi kerentanan yang menyebabkan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Hal ini dapat dijadikan tindakan antisipatif dalam memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sehingga pengendalian penduduk dapat dikontrol dan dikelola dengan baik. Maka dengan adanya langkah kebersamaan antar seluruh stake holders dapat terus bekerjasama demi pembangunan Jawa Barat yang lebih baik,” pungkasnya.

Bakti TNI KB-Kes Terpadu Kodam III/SLW tahun 2014 dilaksanakan selama enam bulan dari bulan, Mei-Oktober 2014, di seluruh daerah Jawa Barat dan Banten. Pencapaian yang dapat diperoleh antara lain peserta KB baru sebanyak 3.624.021 akseptor, peserta KB Aktif sebanyak 723.823 akseptor, pencapaian Pusat Informasi dan Konseling Remaja sebanyak Tumbuh 1.118 Tegak 341 Tegar 126, Penyuluh KB sebanyak 1.776, PPKD sebanyak 3.034, Sub PPKBD sebanyak 19.109, Program Imunisasi Bayi sebanyak 245.792, Program Kesehatan Ibu Anak (KIA) sebanyak 709.921, Distribusi Vit A dan Tablet FE sebanyak 1.314.453, Peragaan Gigi dan Mulut bagi Ibu Hamil dan Balita sebanyak 50.301, Peningkatan peran serta Masyarakat dan perkembangannya sebanyak 216.899, Kesehatan Lingkungan sebanyak 1.866.948 dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) sebanyak 2.738.808.

Adapun sasaran tambahan meliputi pengobatan massal 8.790 orang, pengobatan gigi 45.629 orang, khitanan massal 879 orang, donor darah 2.803 orang, sembako gratis 973 paket dan perbaikan posyandu 333 buah.

Selain itu, hasil penilaian Bakti TNI KB terpafu Kodam III/SLW tahun wilayah Jawa Barat antara lain Tingkat Kodim antara lain Juara 1 Kodim 0618/BS, Juara II Kodim 0606/Kota Bogor dan Juara III Kodim 0619/Purwakarta. Tingkat Koramil antara lain Juara I Koramil 1811/Ujung Berung – Kodim 0613/Bs, Juara II Koramil 1325/Langensari – Kodim 0613/Ciamis dan Juara III Koramil 1116/Cikajang-Kodim 0611/Garut. Dan untuk Juara Umum diraih oleh Kodim 0618/BS.

Acara ini turut dihadiri oleh Jajaran Kodam III/SLW, Ketua Dharma Pertiwi Daerah C, Wakil Ketua TP PKK Jawa Barat, Ketua TP PKK Kota Bandung, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Wakil DPRD Prov. Jawa Barat, Walikota Bogor Bima Arya, Wakil Bupati Kab. Purwakarta, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Jawa Barat, Kepala Perwakilan BKKBN Jwa Barat dan Kepala BP3AKB Prov. Jawa Barat Neni Kencanawati.(HUMAS PEMPROV JABAR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top